BeritaFeaturedKegiatan Polres

Silaturrahmi Kamtibmas, Div Humas dan Polres Tangsel Ajak Ponpes Cegah Paham Radikal

Polres Tangsel – Polres Tangerang Selatan bersama Div Humas Polri bersilaturrahmi ke Pondok Pesantren Madinatunnajah Kelurahan Jombang Ciputat, jum’at (18/11) pagi.

Kegiatan silaturrahmi tersebut dalam rangka melaksanakan kegiatan kontra radikal yaitu dengan mengajak pondok pesantren turut berpartisipasi menangkal segala bentuk intoleransi, radikalisme dan terorisme.

Narasumber Nasir Abas tanya jawab dengan santri

Dalam kegiatan tersebut dihadirkan Nasir Abas (mitra Polri mantan napiter) sebagai narasumber untuk memberikan materi kepada pengasuh dan santri Pondok Pesantren Madinatunnajah.

Dihadapan pengasuh dan santriwan Pondok Pesantren Madinatunnajah, Nasir Abas menerangkan bahwa ada empat (4) indikator moderasi beragama dan bernegara. Pertama, komitmen kebangsaan, bagaimana penerimaan prinsip prinsip berbangsa yang tertuang dalam konstitusi yaitu UUD 1945 dengan segala regulasi dibawahnya.

Kedua, toleransi yaitu menghormati perbedaan dan memberi ruang orang lain untuk berkeyakinan, mengekpresikan keyakinannya dan menyampaikan pendapat, menghargai kesetaraan dan sedia bekerjasama.

Foto bersama pengasuh dan santri Ponpes Madinatunnajah

Ketiga, anti kekerasan yaitu menolak tindakan seseorang atau kelompok tertentu yang menggunakan cara-cara kekerasan, baik secara fisik maupun verbal, dalam mengusung perubahan yang diinginkan. Dan keempat, kearifan lokal, ramah dalam penerimaan tradisi dan budaya lokal dan perilaku keagamaannya, sejauh tidak bertentangan dengan pokok ajaran agama.

“Apabila ada orang atau kelompok yang dalam perbuatannya berlindung dengan agamanya tetapi tidak mengimplementasikan sebagaimana empat indikator tersebut patut diduga telah berafiliasi dengan ajaran atau faham radikalisme”jelas Nasir Abas.

“demikian juga saya berpesan kepada para santri untuk turut mengisi ruang-ruang media digital khususnya media sosial, karena melalui media sosial inilah, mereka kelompok radikal berusaha menyebarkan pengaruh dan ajarannya, sehingga adik-adik santri yang lebih faham ilmu Ahli Sunnah wal Jamaah agar turut memberikan pencerahan melalui ruang-ruang publik tadi.Terakhir dengan silaturahmi kamtibmas ini diharapkan pihak pondok pesantren dapat membantu pemerintah untuk mencegah berkembangnya faham radikalisme di Tangerang Selatan dan Banten pada umumnya”tutupnya

Sementara itu KH. M. Agus Abdul Ghofur pimpinan Ponpes Madinatunnajah mengapresiasi kegiatan silaturahmi kamtibmas yang mengangkat tema “Terorisme adalah musuh kita bersama” sebagai salah satu upaya untuk mencegah paham radikal dna intoleran.

Hadir dalam kegiatan silaturrahmi Kamtibmas tersebut AKBP Erlan Munaji, S.I.K., M.Si. (Tim Div Humas Polri), Kompol Yudi Permadi, S.S., S.I.K. (Wakapolres Tangsel), Kompol Sukadi, S.H., M.H. (Kaur Penum Subbid Penmas Bid Humas Polda Metro Jaya), Kompol Yulianto (Kapolsek Ciputat Timur), AKP Fahad Hafidhulhaq, S.I.K. (Kasat Intelkam), AKP Aldo Primananda Putra, S.I.K. (Kasat Reskrim), AKP Warno, S.H. (Kasat Binmas Polres Tangsel), KH. M. Agus Abdul Ghofur (pimpinan Ponpes Madinatunnajah) dan Nasir Abas (narasumber).(humas)

Artikel Terkait

Back to top button