Polres Tangsel – Sat Resnarkoba Polres Tangerang Selatan (Polres Tangsel) kembali berhasil mengungkap peredaran gelap narkotika, yang kali ini terjadi di dua tempat yaitu Tanjung Priok Jakarta Utara dan wilayah Kota Baru Kota Jambi Provinsi Jambi.

Barang Bukti Narkotika jenis sabu dan ekstasi yang diamankan Sat Resnarkoba Polres Tangsel

Dalam konferensi pers di lobby Polres Tangerang Selatan pada senin (7/11), Kapolres Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu, S.I.K., M.H. menerangkan bahwa dalam pengungkapan kali ini Sat Resnarkoba Polres Tangsel berhasil mengamankan tujuh (7) orang tersangka yaitu MK, Y, S, E, H, AF dan AP.

Dari ketujuh tersangka diamankan barang bukti yaitu satu (1) bungkus plastik klip bening berisikan narkotika jenis ekstasi warna biru berlogo “PP” sebanyak 6.800 butir, lima (5) bungkus plastik teh cina merk “GUANYINWANG” yang didalamnya terdapat narkotika jenis sabu seberat ±5 Kg, satu (1) buah kardus, satu (1) buah tas warna coklat merk “BRUNO POLO”, sepuluh (10) buah Handphone dan dua (2) buku tabungan berikut kartu ATM.

“pengungkapan kali ini Sat Resnarkoba Polres Tangsel berhasil mengamankan tujuh orang tersangka dengan total barang bukti 6.800 butir ekstasi dan 5 Kilogram Sabu”jelas AKBP Sarly Sollu dalam konferensi pers tersebut.

Terhadap para tersangka diterapkan Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU NO.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman dipidana paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun, atau hukuman seumur hidup atau hukuman mati dan pidana denda Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp. 10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).

“Jika diakumulasikan dalam rupiah barang bukti narkotika jenis ekstasi sebanyak 6800 butir dan sabu sebanyak ± 5 kg yaitu setara dengan Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh milyar rupiah), dan polisi berhasil menyelamatkan sekitar 26.800 (dua puluh enam ribu delapan ratus) jiwa”tutup Kapolres Tangerang Selatan.(humas)

- Iklan -