Polres Tangsel – Unit Reskrim Polsek Pagedangan bersama sat Reskrim Polres Tangsel berhasil mengungkap kasus kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengan korban OR als V (15 Tahun 8 Bulan) dan menangkap delapan (8) orang tersangka.

Hal tersebut disampaikan oleh AKBP Iman Setiawan, S.I.K. (Kapolres Tangsel) dalam konferensi pers di Loby Polres Tangerang Selatan, Senin (13/7) siang.

Konferensi Pers oleh Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan, S.I.K.

“Dari hasil autopsi dokter forensik RS Polri disimpulkan akibat inveksi pada alat kelamin dan rahim saat dilakukan kekerasan seksual sehingga berdampak kematian kepada korban”jelas AKBP Iman Setiawan dalam konferensi pers.

“Barang bukti yang diamankan diantaranya obat obatan yang dipakai pada saat kejadian dan hasil autopsi, kepada para tersangka dijerat dengan pasal 81 Subs Pasal 82 UU RI No.17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun paling lama 15 tahun”lanjutnya.

Para tersangka kasus kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan

AKBP Iman Setiawan juga menghimbau masyarakat menggunakan medsos untuk hal positif, dan tidak mudah percaya kepada orang yang baru kenal karena belum tentu identitas, tampilan foto dan nama sama, bisa saja itu pelaku kejahatan.

Untuk diketahui bahwa korban OR berkenalan dengan salah satu tersangka (fikri als Cedem) melalui medsos facebook, kemudian berpacaran di Facebook.Pada 9 April 2020 korban diajak oleh tersangka Cedem ke wilayah Desa Cihuni (TKP), sesampainya di TKP pada 10 April 2020 sekitar pukul 01.00 Wib dimana disana telah menunggu tersangka lainnya.Tersangka Cedem memberikan minuman yang telah dicampur obat kepada korban, setelah korban tidak sadar (mabuk) kemudian tersangka Cedem menyetubuhi korban secara bergilir bergantian dengan tujuh (7) tersangka lainnya.

Mendampingi Kapolres Tangsel dalam konferensi pers Kompol St. Luckyto AW., S.H., S.I.K. (Wakapolres), AKP M. Wibisono Adi P, SH., S.I.K., MH. (Kasat Reskrim Polres Tangsel), AKP Efri, SE. (Kapolsek Pagedangan) dan AKP Tuharyono, SE. (Kasubbag Humas).